Reskrim Polres Tator Nyatakan Terduga pelaku Joki CPNS Resmi Jadi Tersangka

Stepanus Patanda
Rabu, 05 Februari 2020 | 21:19 Wita | 84 View


Weekendsulsel.com Tator–Satuan Reskrim Polres Tana Toraja telah melaksanakan Gelar Perkara Laporan dugaan tindak pidana Pemalsuan Surat atau menggunakan surat palsu Rabu tanggal 05 Februari 2020 sekitar pukul 11.50 Wita bertempat di Aula Polres Tana Toraja .

Giat dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP JON PAERUNAN,S.H. dan dihadiri Kanit Tipidter Sat Reskrim IPDA ARLINANSIUS A.L, SH serta Penyidik / Penyidik pembantu Sat Reskrim Polres Tana Toraja.



Adapun hasil gelar perkara tersebut menyimpulkan diantaranya

1. Perkara telah cukup bukti untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan
2.Terhadap Terduga berinisial M. AB, laki laki, berumur 23 tahun, asal makassar,
sdri. RA, umur 23, Asal Makassar, dan sdri. SO, umur 23 Asal makassar di tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan Polres Tana Toraja


Adapun Kronologis kejadian Pada hari Selasa tanggal 04 Februari 2019 bertempat di Gedung Tammuan Mali Kec Makale Kab Tana Toraja petugas kepolisian mengamankan 1 orang laki-laki berinisial MAB yang mengikuti ujian seleksi kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kab. Tana Toraja formasi tahun 2019, yang bersangkutan diketahui menggunakan kartu ujian dan KTP atas nama HN ( inisial) yang diduga palsu, masuk kedalam ruangan seleksi menggantikan peserta yang bernama HENDRA untuk mengerjakan soal-soal ujian.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian mengamankan 2 orang terduga lainnya, yaitu Sdri. RA dan sdri. SO, yang diduga bekerja sama dengan terduga MAB untuk melakukan praktek joki dalam ujian Seleksi CPNS Kab. Tana Toraja.

Dari tangan para pelaku, Penyidik mengamankan barang bukti berupa :
1. 2 (dua) KTP yang diduga palsu
2. 4 (empat) lembar kartu Peserta Ujian CPNS 2019 yang diduga palsu
3. 2 (dua) KTP asli dari terduga sdr. MAB dan sdri. RA

Kapolres Tana Toraja AKBP. Liliek Tribhawono Iryanto SIK MM yang dihubungi membenarkan status hukum dari ketiga terduga, ” ya benar, hasilnya menetapkan terduga di naikkan statusnya jadi tersangka, kita lihat perkembangannya seperti apa, akan kami sampaikan selanjutnya “.

Erwin


BACA JUGA