Ketua DPRD Tator Minta Kepolisian Mediasi PT Axelle dengan Nasabah

Stepanus Patanda
Minggu, 09 Februari 2020 | 12:15 Wita | 2987 View


Weekendsulsel.com, Tator- Dikarenakan belum memiliki izin, PT Axelle Jaya Manajemen yang bergerak di bidang perdagangan Forex untuk sementara berhenti beroperasi. Hal tersebut menarik empati Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi lantaran banyaknya masyarakat Toraja yang ikut dalam bisnis tersebut.

Welem berharap agar pihak PT Axelle Jaya Manajemen yang dikabarkan telah menghentikan bisnisnya tidak saling merugikan antara pihak Axelle, dealler dan konsumen.Harapan tersebut diutarakan Welem Sambolangi saat ditemui Jurnalis weekendsulsel.com Albert Agus di ruang kerjanya Rabu, (5/2/2020).”Kita berharap agar bijak, cerdas dan hati-hati dalam menyikapi, yang pertama bahwa jangan ada masyarakat yang dikorbankan. Lanjutnya, “Kita meminta tanggung jawab pengelolah atau pengendali Axelle karena berdasarkan informasi yang kita terima dari masyarakat, banyak nasabah mengambil kredit di Bank dengan jaminan SK bagi PNS, ada juga menjaminkan sertifikat tanah, bahkan ada bunga rendah di masyarakat diambil untuk dimasukan di Axelle dan ada juga untuk mengambil kendaraan”.Welem juga berharap agar pihak keamanan dalam hal ini kepolisian untuk ikut mengawal guna menghindari konflik-konflik yang kemungkinan muncul,

“kiranya pihak kepolisian betul-betul mengawal hal ini sehingga tidak ada konflik di masyarakat, serta mengantisipasi pihak-pihak yang memanfaatkan hal tersebut dan berupaya melindungi hak-hak masyarakat”.

Welem juga mengatakan perlunya diadakan mediasi untuk melihat bagaimana bentuk kerja sama antara pihak dealler,axelle dan nasabah,
“Perlu adanya duduk bersama melihat seperti apa, karena jangan juga ada pihak yang dirugikan baik dealler, masyarakat, sesungguhnya tanggung jawab ada di pihak Axelle yang sebagai penjamin dan itu perlu di dudukkan bersama agar tidak ada pihak yang dirugikan”, tutup welem.

Penulis : Albert Agus